Saat Yang Menentukan Di Awal Kehidupan

foto:Sayyestoasi

Saat yang menentukan itu adalah setelah bayi lahir ke dunia, dilanjutkan dengan Inisiasi Menyusu Dini ternyata memberi sumbangan dalam keberhasilan ASI Eksklusif dan mengurangi angka kematian bayi.

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) atau dikenal sebagai Early Initiation atau dalam istilah lain dikenal  dengan breast crawl akhir-akhir mulai gencar diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai bagian dari proses persalinan yang turut menentukan keberhasilan ASI Eksklusif dan juga dapat menghindarkan satu dari empat kematian bayi di bawah 28 hari,jika semua melakukannya maka ada 1 juta bayi terselamatkan dari kematian di bawah 28 hari(Dr.Utami Roesli). Menakjubkan…………..anda akan setuju dengan saya setelah mengetahui prosesnya.

IMD merupakan proses kontak dini antara ibu dan bayi yang baru lahir di mana terjadi skin to skin contact,bayi yang baru lahir diletakkan di atas perut ibu dan biarkan bayi tersebut merangkak tanpa bantuan mencari puting ibu dan kemudian menyusu minimal 30 menit kemudian baru bayi dipisahkan dari ibunya untuk dilakukan prosedur pasca kelahiran seperti biasa,seperti dibersihkan, ditimbang dan seterusnya.

Bayi baru lahir dapat melakukannya…….?Bukankah bayi yang masih mungil itu baru bisa menangis saja?Bukankah merangkak baru dapat dilakukan tiga bulan kemudian?Salah………..melalui IMD kita mengetahui bahwa bayi memiliki instink untuk dapat bertahan hidup.

Apakah setiap ibu melahirkan dapat melakukannya?Setiap ibu yang melahirkan normal atau pervaginum dapat melakukan IMD,sedangkan ibu yang melahirkan secara sesar kemungkinan berhasil 50%.Tapi tidak perlu khawatir bagi ibu yang melahirkan secara sesar,sudah ada yang berhasil melakukannya (baca:Tiara Lestari’s Personal Journal).

Sayangnya, proses yang menakjuban dan bermanfaat ini belum secara luas diterapkan,karena informasi belum tersebar merata bahkan di kalangan tenaga medis penolong persalinan. Atau juga masih enggan untuk melakukan dengan alasan IMD atau tidak, itu sama saja (pengalaman pribadi).

Lalu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam melaksanakan IMD? Berikut panduan yang diberikan oleh Dr.Utami Roesli,

  1. Sebisa mungkin ada suami atau anggota keluarga lain untuk mendampingi ibu dan memberi dukungan.
  2. Sebisa mungkin dalam proses melahirkan tidak menggunakan obat kimiawi (berpengaruh terhadap reflek bayi).Mintalah pendamping untuk memijit dengan lembut atau bisa juga dengan aromatherapi.
  3. Segera setelah lahir bayi dikeringkan tanpa menghilangkan vernix atau lemak putih pada tubuh bayi karena itu membuat bayi merasa nyaman.
  4. Potong dan ikat tali pusat.
  5. Tengkurapkan bayi pada perut atau dada ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu (skin to skin contact) selimuti keduanya, kalau perlu bayi bisa pakai topi.Jangan khawatir bayi kedinginan karena kulit ibu termoregulator atau termo sinchrony bagi suhu tubuh bayi.Maksudnya jika bayi kedinginan,secara otomatis maka suhu tubuh ibu akan naik 2 derajat untuk menghangatkan bayi.Demikian juga sebaliknya jika bayi kepanasan maka suhu tubuh ibu turun satu derajat untuk mendinginkan.Mekanisme alami yang………sekali lagi…..menakjubkan.
  6. Biarkan bayi mencari puting sendiri,ibu dapat memberi rangsangan berupa usapan lembut dapat juga mengarahkan puting tapi tidak boleh memaksa bayi untuk menyusu,biarkan bayi melakukannya sendiri.
  7. Setelah proses menyusu selesai maka bayi baru dipisahkan dari ibunya untuk dibersihkan,ditimbang dan sebagainya.
  8. Hindari pemberian minuman prelaktal.

Mengapa bayi yang baru lahir dapat melakukannya?Ini jawabannya,diambil dari sebuah publikasi yang berjudul Breast Crawl:Scientific Overview yang diterbitkan oleh breastcrawl.org, dijelaskan alasan mengapa bayi baru lahir dapat menemukan puting ibunya,yaitu:

  1. Sensory Inputs (indra) yang terdiri dari:
  • penciuman, bayi mampu mengenali bau khas ibunya setelah melahirkan.
  • penglihatan, bayi baru mampu mengenali warna hitam dan putih jadi bayi dapat mengenali aerola ibu yang berwarna gelap.
  • pengecap, bayi mampu merasakan cairan ketuban yang ada pada sela-sela jari karena itu bayi baru lahir suka menjilat jari-jarinya.
  • pendengar, bagi bayi suara ibu adalah suara yang paling dikenalnya.
  • Perasa melalui sentuhan, skin to skin contact dengan ibu merupakan sensasi kehangatan pertamanya.

2. Central Component, otak bayi baru lahir sudah siap mengeksplor lingkungannya.Tubuh ibu adalah lingkungan yang paling dikenal bayi.Jika tidak segera dilakukan maka bayi dapat kehilangan kemampuan ini.Oleh karena itu bayi yang langsung dipisah dari ibunya lebih sering menangis.

3. Motor Outputs, merangkak  adalah gerak alami yang dapat dilakukan bayi baru lahir.Selain berguna untuk dapat mencapai puting ibu juga dapat mendorong keluarnya plasenta dan mencegah pendarahan bagi ibu.

Saya berharap setelah mengetahui proses IMD ini akan banyak ibu – ibu yang ingin melakukannya dan semakin banyak pula tenaga medis yang mampu dan bersedia membantu ibu bersalin menjalani proses IMD. Semoga…………….

Sumber :

Nakita

Tiara Lestari’s Personal Journal

ASI,Pasti!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s