Benarkah ASI Selalu Cukup Untuk Setiap Bayi?

Pertanyaan ini sering menghinggapi para ibu menyusui. Para ibu kawatir ASI mereka tidak akan cukup sehingga perlu menambah susu formula. Apalagi mereka beranggapan bayi mereka tergolong “rakus” dalam menyusu atau bayinya menangis terus, atau juga sebentar-sebentar menyusu, seperti tidak pernah kenyang. Hal tersebut diperparah dengan anggapan bahwa ASI tidaklah lebih baik dari susu formula atau bahkan sebagian ibu kawatir jika pemberian ASI tidak diselingi dengan susu formula maka nantinya anak tidak akan mau minum susu formula. Aduh Mom…….please deh, sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa ASI, trully the best, jadi jangan kawatir kalau bayi anda tak pernah minum susu formula bahkan tidak mau sama sekali minum susu formula. Lalu apa alasannya bahwa ASI selalu cukup untuk setiap bayi ya……..?
1. Produksi ASI itu prinsipnya Supply And Demand
Artinya semakin sering bayi menyusu maka produksi ASI semakin banyak. Meskipun diawal masa menyusui terkadang prinsip ini belum cocok, mungkin supplynya banyak tapi demand nya kecil atau sebaliknya demand nya besar tapi supply masih sedikit sehingga bayi sering menyusu (berguna untuk meningkatkan produksi ASI). Pada masa awal menyusui adalah masa bayi belajar menyusu dengan kapasitas lambung bayi yang masih kecil yaitu 5-7 ml setiap kali menyusu atau ukuran lambungnya sebesar kelereng maka lambung bayi tidak mungkin menampung lebih dari itu.
Pada hari ketiga ukuran lambungnya jadi seukuran bola bekel atau sebesar kepalan tangan bayi dengan kapasitas 22-27 ml setiap kali menyusu.
Pada hari ketujuh ukuran lambungnya menjadi sebesar bola pingpong dengan kapasitas 45-60 ml setiap kali menyusu. Sedangkan pada hari kesepuluh ukuran lambungnya menjadi seukuran telur ayam yang besar dengan kapasitas 60-81 ml setiap kali menyusu.
Dengan fakta ini maka Mom tahu kan kenapa bayi sering sekali menyusu bahkan belum ada satu jam sudah menyusu lagi karena ternyata ukuran lambungnya sangat kecil tidak bisa menampung banyak ASI sehingga bayi perlu sering menyusu. Dengan kebutuhan yang masih sedikit ini tentu saja ASI itu sudah mencukupi kebutuhan bayi jadi tidak perlu tambahan cairan atau makanan lain.
2. ASI mudah di cerna
Bukannya bayi yang sering menyusu tanda bahwa ia tidak kenyang dengan konsumsi ASI saja? Bukan Mom……tidak sama sekali. Selain karena kapasitas lambungnya yang masih kecil juga karena ASI itu mudah sekali dicerna.Jadi setiap kali menyusu maka ASI langsung terserap dengan sempurna. Inilah yang menyebabkan bayi ASI lebih sering menyusu dibanding bayi susu formula karena susu formula sulit dicerna sehingga butuh waktu lebih lama untuk bayi menyusu kembali.
3. ASI bersifat individual tidak hanya komposisinya tapi juga kebutuhan tiap bayi juga berbeda.
Bayiku minum ASI tapi badannya kok tidak segemuk bayi ASI lain atau bayi susu formula? Pertanyaan ini sering menghantui para ibu, karena seringkali gemuk itu dijadikan ukuran apakah ASI nya telah mencukupi kebutuhannya. Setelah masa transisi ASI terlewati maka produksi ASI menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bayi untuk dapat tumbuh dan berkembang. Jadi tidak perlu kawatir ketika bayi anda tidak segemuk bayi ASI yang lain, sepanjang tumbuh kembangnya normal dan sehat. Atau tidak segemuk bayi susu formula, ketahuilah Mom…protein ASI itu diserap otak sedangkan susu formula proteinnya diserap menjadi lemak yang menyebabkan badannya lebih gemuk.
Nah Mom…..yakin kan bahwa ASI itu selalu cukup untuk setiap bayi, bahkan untuk bayi super rakus sekalipun. ASI itu bukan dari ibu melainkan dari Tuhan dan Tuhan telah mencukupkan rezeki tiap-tiap makhluk ciptaannya.

2 thoughts on “Benarkah ASI Selalu Cukup Untuk Setiap Bayi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s