Antara Beaver Dan Berang-berang (Otter)

Saya kembali menulis tentang berang-berang (otter) dan sekaligus membandingkannya dengan beaver karena ternyata selama ini telah banyak buku,film dokumenter,film kartun,artikel dan sebagainya telah tidak tepat dalam penyebutan beaver sebagai berang-berang,termasuk buku dan film yang saya jadikan sumber data dalam penulisan postingan saya terdahulu yaitu “Fakta Tentang Berang-Berang”. Tulisan sekaligus ralat terhadap tulisan saya terdahulu mengenai berang-berang. Berang-berang yang dalam Bahasa Inggris disebut Otter ternyata memiliki fakta yang berbeda dengan berang-berang yang selama ini kita kenal dari banyak literatur. Hewan yang memiliki kemampuan membuat bendungan adalah bukan berang-berang melainkan beaver. Wah….ternyata dari ketidaktepatan menerjemahkan telah membuat informasi mengenai berang-berang menjadi salah. Simak postingan ini,semoga bermanfaat……………….


Beaver merupakan hewan yang tergolong bangsa Rodentia (pengerat) hal ini bisa dilihat dari bentuk gigi depan beaver yang tajam sehingga mampu untuk memotong pohon. Sedangkan berang-berang (otter) merupakan hewan yang tergolong bangsa Carnivora (pemakan daging). Dari sisi habitat, beaver terdapat di Amerika Utara dan Eropa dan hidup di dua tempat yaitu di air dan di darat. Sedangkan berang-berang (otter) tersebar diseluruh dunia kecuali Australia,berang-berang hidup di lahan basah, habitat air payau,air tawar,air laut,sungai,rawa dan persawahan.
Dilihat dari jenisnya beaver di bagi 2 yaitu Eurasian Beaver (Beaver yang terdapat di eropa utara) dan North American Beaver (terdapat di Amerika Utara) terdiri dari dua jenis yaitu Castor Canadensis dan Castor Fiber. Sedangkan berang-berang (otter) terdiri dari 13 jenis dimana ada 4 jenis berang-berang yang terdapat di Indonesia yaitu Aonyx cinereus, Lutra lutra, L. sumatrana dan Lutrogale perspicillata. Dua dari empat jenis tersebut, L. lutra dan L. sumatrana termasuk ke dalam hewan yang dilindungi oleh Peraturan Pemerintah no 7 tahun 1999 klik disini
Dilihat dari makanannya, beaver senang memakan kulit kayu,ranting,akar dan tumbuhan air seperti kayu dari pohon birch,poplar,willow,aspen,mable,cherry. Sedangkan berang-berang makanannya adalah ikan,katak ular,mamalia kecil burung dan kepiting.
Dari sisi tempat tinggal, beaver membuat sarang sendiri dari batang-batang kayu dan ranting-ranting yang mereka susun menjadi sebuah sarang di kolam yang terbentuk dari  kebisaannya membuat bendungan  sebagai tempat tinggalnya sementara berang-berang (otter) memiliki kebiasaan tinggal di lubang – lubang baik lubang tanah, batu atau tempat lain yang sudah terbentuk dengan sendirinya jadi berang – berang tidak membuat sarang.
Tubuh beaver sangat licin,ekornya berbentuk pipih dan bersisik dengan panjang sekitar 30 cm, ainya berselaput yang akan membantunya dalam berenang, kelopak matanya yang bening membantu beaver dapat berenang dengan mata terbuka, bulu tubuhnya panjang dan lembut, jika sedang di bawah air telinga dan hidung beaver tertutup jadi tidak kemasukkan air. Kecepatan berenang beaver mencapai 10 km/jam dan sanggup bertahan selama 15 menit di bawah air.
Berang-berang memiliki tubuh yang panjang dan ramping,berkaki pendek dan cakar berselaput dengan panjang tubuh rata-rata untuk berang-berang dewasa sekitar 0,7 – 1,8 meter dan berat sekitar 5 – 45 kg. Tubuh mereka terdapat bulu yang memiliki lapisan pelindung sehingga menjaga tubuhnya tetap kering dan hangat di bawah air.

Sumber : Wikipedia, National Geographic, Blog “Tulisanku” by: aadrean

4 thoughts on “Antara Beaver Dan Berang-berang (Otter)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s