Serba Ingin Tahu

baby nisrina

foto: dokumen pribadi

Setiap anak adalah anugerah tak ternilai bagi orangtua. Selayaknya sebuah intan, orangtua tentu akan menjaga dan merawatnya dengan baik. Itupun yang saya lakukan terhadap Nisrina (7 tahun). Nisrina terlahir melalui proses induksi yang melelahkan akibat dari ketuban yang pecah dini. Setelah lahir dia mengalami hyperbillirubin hingga harus di sinar x selama seminggu. Sempat terselip rasa kawatir akan kondisi kesehatannya kelak, namun melihat tingkahnya ketika di inkubator yang sangat aktif, saya berusaha untuk berfikir positif.

Ya, apa yang harus saya takutkan. Selama hamil saya telah mengonsumsi makan-makanan bergizi seimbang seusai anjuran. Ditambah dengan vitamin dari dokter seperti asam folat dan kalsium.  Setelah lahir, Nisrina juga mendapatkan makanan terbaik yaitu ASI. Zat gizi dalam ASI amat lengkap dan tepat untuk bayi. Lengkap karena ASI mengandung zat-zat yang diperlukan bayi seperti karbohidrat, protein, lemak (omega3, 6 dan 9), vitamin B1, B6, B9 (asam folat), kolin, Zat besi, Seng, Yodium, dan kolostrum.

Tepat karena kandungan nutrisi dalam ASI cukup memenuhi kebutuhan bayi untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat dan cerdas. ASI memberikan bayi kekebalan dengan adanya kolostrum. ASI juga memberi nutrisi otak bayi yaitu dari omega3 dan 9 yang merupakan sumber AA dan DHA Selain itu ASI paling cocok untuk lambung bayi yang masih sensitif. Pemberian ASI ini berlangsung selama dua tahun.

Memasuki masa MPASI, pemberian nutrisi penting dilanjutkan dengan pemenuhan nutrisi makro maupun mikro dilakukan dengan memperhatikan variasi makanan agar tidak bosan dan menjaga agar Nisrina tetap berselera makan. Pemberian makanan bernutrisi seimbang ini terus berlanjut hingga sekarang.

Alhamdulilah, Nisrina tumbuh sehat dan aktif. Nisrina jarang sakit, energinya selalu fit, selalu ada saja yang dia kerjakan, seolah tidak ada capeknya.  Kakek dan neneknya juga bilang kalau Nisrina baterenya ndak habis-habis.

“Nutrisi bergizi seimbang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan anak agar bisa tumbuh dengan sehat dan cerdas”

Nutrisi untuk tumbuh kembang otak juga bisa diperoleh dari Susu Enfagrow A+ yang mengandung DHA dan ARA untuk kecerdasan otak, kolin untuk pembentukan dan pelepasan asetilkolin (neurotransmitter), Prebiotik Fos dan Gos untuk pencernaan dan daya tahan tubuh yang baik, Vitamin C dan E sebagai antioksidan agar daya tahan tubuh prima.

Selain memenuhi nutrisi untuk kebutuhan pertumbuhannya, saya juga menstimulasi otaknya dengan beragam cara sejak dalam kandungan hingga lahir ke dunia. Saat proses menyusui sedang berlangsung saya senantiasa mengadakan kontak mata dengannya. Saya pun selalu mengajak ia berbicara. Ini saya lakukan untuk menstimulasi kecerdasan bahasanya. Membacakan buku cerita juga kerap saya lakukan sebelum Nisrina tidur malam. Saya mengenalkan kosakata yang baik sebanyak mungkin agar memorinya bisa merekam kata-kata tersebut sehingga akan membuatnya terampil dalam berbahasa.

baca yukfoto:dokumen pribadi

baca yuk
foto:dokumen pribadi

harap tenang lagi baca nih!foto:dokumen pribadi

harap tenang lagi baca nih!
foto:dokumen pribadi

Saya menyediakan mainan dalam beragam bentuk dan tekstur. Sejak dini saya juga mengenalkan beragam warna melalui mainannya. Selain melatih konsentrasi, hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman bermain yang seluasnya agar Nisrina kaya pengalaman. Buku-buku juga saya sediakan untuk menanamkan minat baca sejak dini. Bermain puzzle juga dilakukannya agar bisa berkonsentrasi dan memecahkan masalah dengan baik.

renang yukfoto: dokumen pribadi

brrr..seger
foto: dokumen pribadi

seruuu lho...foto: dokumen pribadi

seruuu lho…
foto: dokumen pribadi

Untuk fisiknya, saya juga menstimulasinya dengan berenang dan menari. Nisrina suka berenang, ia amat menikmati ketika menuruni papan papan luncur dan menikmati sensasi deburan air ketika berada di bawah guyuran air yang tumpah dari atas ember besar di kolam renang. Di sekolah Nisrina memilih ekstrakurikuler menari. Selain untuk olah tubuh menari bermanfaat untuk melatih konsentrasi dan kecerdasan.

ssttt, ada yang sholatfoto: dokumen pribadi

ssttt, ada yang sholat
foto: dokumen pribadi

Di rumah saya melibatkan dia dalam ibadah sejak kecil. Membelikan mukena kecil untuk dipakainya sholat bersama saya, meskipun waktu kecil gerakannya belum sempurna. Mengajarinya mengaji dan mengenalkan alam dengan segenap isinya adalah upaya untuk mengenalkan Sang Pencipta. Membawanya mengunjungi kebun binatang, sungai, pasar, dan taman untuk mengenalkan beragam lingkungan dan suasana agar dia tahu banyak hal dan bisa nyaman di segala kondisi.

seru nih,jalan-jalan ditepi sungai musifoto: dokumen pribadi

seru nih,jalan-jalan ditepi sungai musi
foto: dokumen pribadi

wuih, ikannya banyak..foto: dokumen pribadi

wuih, ikannya banyak..
foto: dokumen pribadi

Melatih Nisrina berkomunikasi dengan baik dilakukan dengan memberinya contoh kalimat yang baik ketika meminta sesuatu, ketika mendapat sesuatu, atau ketika bertanya. Saya selalu mengawali obrolan dengan kalimat tanya, seperti benda apa itu ya? Nisrina tahu tidak?. Atau jika mendengar suara tertentu maka saya akan tanyakan padanya : “Suara apa itu?” dan kemudian saya akan menceritakan tentang suara tersebut.

Penentu faktor kecerdasan seorang anak selain nutrisi  bergizi seimbang adalah adanya stimulasi. Setiap bagian otak memiliki potensi kecerdasan yang berbeda dan ini dimiliki oleh setiap anak.

“Stimulasi harus dilakukan terus-menerus dalam suasana yang hangat dan penuh kasih sayang agar potensi kecerdasan dapat melejit secara optimal”

Dengan dukungan nutrisi dan stimulasi, Nisrina tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar. Selalu ada pertanyaan yang dia lontarkan. Tak cukup dengan sekali jawaban, dia akan bertanya lagi jika jawaban yang didapatnya belum memuaskannya, orang Jawa bilang suka ndedes-ndedes. Sering saya merasa kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Selain karena ketidaktahuaan, saya juga harus memilih kalimat yang tepat untuk anak seusianya. Jika saya tidak tahu pasti saya meminta pending dalam memberi jawaban. Ada satu pertanyaan yang masih menjadi PR saya dalam memberikan jawaban yaitu tentang haid.

Suatu hari saya menyuruhnya untuk sholat berhubung saya sedang haid maka dia saya suruh sholat sendiri. Selesai sholat dia bertanya: “Kok, Ummi ndak sholat sih?” protesnya kala itu.

“Untuk perempuan yang sudah baligh ada saatnya tidak boleh sholat nduk!” jawabku menjelaskan.

“Baligh itu apa sih?”dia bertanya lagi.

“Baligh itu jika perempuan sudah mengalami haid!”saya jelaskan seperlunya.

“Oh gitu, trus haid itu apa? Memangnya kenapa perempuan baligh kok tidak boleh sholat?”

Hadeeh, saya langsung tercenung mendengarnya, dan memintanya untuk bersabar karena belum bisa menjelaskannya sekarang. Saya ingin bisa menemukan kalimat yang tepat untuk bisa menjelaskan tentang haid agar dia tidak merasa takut karena suatu hari pasti akan mengalaminya juga.

Sebagai orangtua saya tidaklah sempurna namun saya akan terus berupaya agar Nisrina bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat, cerdas dan sholehah.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Mead Johnson

Sumber:

Seri Ayahbunda, Makanan untuk Tumbuh Kembang Otak

http://www.meadjohnson.co.id/our-brands/enfa/enfagrow-a

2 thoughts on “Serba Ingin Tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s