Lompatan Tinggi @Srikandi Blogger 2013

Awalnya terbiasa jadi penonton. Selalu mlipir (berjalan di tepian), karena minder dan merasa lebih aman dari tumburan. Pelan-pelan mulai enjoy dengan kehidupan di dunia maya. Berkenalan dan berinteraksi dengan banyak orang mulai mencairkan kekakuanku. Mulai berani unjuk nyali dengan mengikuti lomba Blog meski kalah melulu. Dan kini, termasuk dalam 50 Calon Srikandi Blogger 2013, wow? kaget, ini lompatan tertinggiku.

Srikandi Blogger 2013 adalah sebuah ajang pemilihan blogger perempuan yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) dalam rangka peringatan hari jadinya yang pertama. Dari ratusan peserta, terjaringlah 50 peserta yang lolos tahap awal. Ke 50 peserta ini mengikuti tahapan selanjutnya guna masuk 10 besar. Dari sini nantinya akan salah satunya akan terpilih sebagai Srikandi Blogger 2013. Namanya juga komunitas blogger, proses seleksi tak jauh-jauh dari menulis. Dari menulis status, resume hingga menulis artikel.

Saya sendiri mulai ngeblog dari tahun 2009, waktu itu saya butuh ruang untuk mengatasi kejenuhan karena rutinitas yang padat sebagai iburumahtangga dengan dua balita. Mom Corner adalah blog pertama saya, selanjutnya lahirlah blog kedua yaitu Mata Rembulan dan yang ketiga adalah blog Ety Abdoel. Setiap blog adalah anak tangga yang berhasil saya lewati, dari awalnya gaptek dan bingung mau menulis apa. Kini pelan-pelan mulai tahu sedikit demi sedikit tentang dunia blog, bahwa di sini juga punya etiket, layaknya bergaul di dunia nyata. Saya jadi tahu blogwalking, mulai belajar tentang pentingnya tingkat keterbacaan blog dan banyak lagi. Yang pasti saya jadi ingin menulis, menulis dan menulis. Ketiga blog itu menjadi saksi perjalanan saya di dunia blogger.

Pertamakali mendengar info tentang Srikandi Blogger, saya langsung minder, dan berniat tidak ikut serta. Ya, siapalah saya diantara blogger-blogger keren di KEB, prestasi belum memuaskan, jauh deh dibanding emak-emak lainnya. Ada editor keren, penulis artikel, penulis buku, monitize blogger, jawara kontes blog, adapula seorang bankir yang eksis di dunia blog. Wes, pokoknya ndak pede!. Tapi, kok ya tergoda untuk ikut nimbrung baca komentar dan turut komentar, ternyata banyak yang jadi kompor jadi deh, ikut tersulut untuk ikut ajang ini.

Untuk membuat resume saja, saya harus ngubek-ubek file milik suami, soalnya sudah lupa bagaimana cara menulis resume. Ya, dengan sedikit modifikasi supaya lebih menarik, maka jadilah resume itu dan dengan mengucap Basmalah saya kirimkan resume tersebut. Alhamdulilah, nama saya nangkring di 50 besar calon Srikandi Blogger 2013. Seneng banget rasanya, tapi habis itu deg-degan, bakalan disuruh ngapain ya?. Jangan-jangan disuruh panahan, hahaha, ternyata tidak.

Ajang seperti ini menurutku positif, sebagai ruang bagi blogger perempuan untuk unjuk gigi. Agar bisa memberi manfaat dengan menyebarkan semangat bagi perempuan lain untuk bisa move on apapun kondisinya. Srikandi Blogger bisa menjadi media edukasi bahwa ada dunia lain bagi perempuan untuk beraktualisasi.

Bagi saya pribadi, saya mendapat manfaat dari ajang ini, diantaranya, sejak masuk dalam 50 besar Calon Srikandi Blogger maka jumlah teman bertambah. Selanjutnya adalah mendapat pengalaman seru berinteraksi dengan Panitia dan para nominator lainnya, serasa dikarantina seperti dalam pemilihan putri-putrian itu,he,he,he.

Lebih dari itu saya mendapat tantangan baru. Saya merasa telah melompat tinggi dengan menjadi nominator Srikandi Blogger. Tantangan itu adalah menumbuhkan rasa percaya diri dan mematikan sedikit demi sedikit rasa rendah diri yang telah tertanam akut. Mengikuti ajang ini membuat saya berani menghargai diri sendiri.

Harapan saya ajang ini bisa terus dilaksanakan, agar keberadaan  perempuan blogger bisa semakin dihargai. Bisa lebih menabur manfaat bagi sesama dan tentu menjalin silahturahmi diantara perempuan blogger. Bagi saya, menjadi salah satu nominator 50 besar Srikandi Blogger adalah pencapain yang luar biasa. Jika nanti saya terpilih menjadi Srikandi Blogger 2013, saya ingin membuka cakrawala perempuan yang suka minder seperti saya, bahwa ada dunia lain bagi perempuan untuk mengaktualisasikan diri yaitu ngeblog. Dengan ngeblog, wawasan semakin terbuka, teman tambah banyak, virus positif juga bertebaran, rasa minder pun bisa terkikis. Semoga semakin banyak perempuan yang memilih ngeblog daripada nggosip. Yang terpenting adalah apapun pilihan media aktualisasinya seorang perempuan sekaligus seorang emak tidak boleh lalai akan kewajibannya.

Jika saya tidak terpilih menjadi Srikandi Blogger 2013 maka saya akan terus ngeblog, memberi manfaat dari sedikit yang saya punya, menjadi emak  yang baik buat anak-anak saya, dan tentu istri satu-satunya buat suami tercinta (hihihi).

Dan akhirnya dalam ajang Srikandi Blogger 2013, saya bisa melompat tinggi dan berteriak “Aku Bisaaaaaaa”!

35 thoughts on “Lompatan Tinggi @Srikandi Blogger 2013

  1. Betul sekali apa pun hasilnya nanti, akan malsukkah “kita” menjadi 10 besar atau akan berhenti sampai di tingkat 50 saja, sama sekali tidak akan mengurangi niat “kita” untuk berbagi dari sedikit ilmu yang “kita” punya melalui blogging. So, no matter what — keep blogging.

  2. Mbak Etyyyyy #SungkemDulu😀

    Mohon maaf baru kemari🙂

    Ternyata memang benar, kebanyakan para blogger berasal dari orang yang introvert hehehe. Toss dulu!

    Semoga masuk 10 besar dan bisa memberikan sumbangsih kepada perempuan2 Indonesia, karena katanya, perempuan itu tiang negara🙂

    Sukses yah, Mbak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s