Untuk Anakku

anak.klikdokter.com

Engkau memang masih terlalu muda untuk paham tentang kehidupan.

Engkau hanya tahu apa yang kau mau dan apa yang membuatmu senang.

Ketika engkau bertemu dengan sesuatu yang engkau tak suka, sesuatu yang membuatmu tak senang dan tak nyaman engkau hanya bisa menangis dan merajuk

Tentu saja Nduk..karena engkau masih anak-anak..karena itu ijinkan ibumu ini membimbingmu pelan-pelan. Continue reading

Advertisements

Maturnuwun Ma…

t4fsir.wordpress.com

Ma, setiap mengingatmu, hatiku selalu berdesir. Ada sebongkah  luka yang aku takut  belum sepenuhnya pulih. Bertahun lalu engkau menaruh harapan terhadapku. Bertahun lamanya pula engkau berjibaku dengan keringat untuk merawat dan mendidikku. Bertahun lalu  kau upayakan harapanmu. Bertahun kemudian  ternyata harapan itu kandas.

Apa perasaanmu Ma?. Aku bisa merasa ada perih di hatimu. Namun engkau selalu menutupnya dengan senyumanmu. Usahamu untuk bisa menerima kenyataan membuatku  malu. Kadang ingin kuputar waktu untuk memperbaiki semua. Ah, tapi mana mungkin itu  bisa kulakukan.

Ma, aku takkan larut dalam lamunan dan khayalanku untuk bisa merubah yang telah terjadi. Di sinilah aku sekarang Ma. Melakukan sesuatu yang aku suka. Semoga engkau berkenan. Continue reading

Ponsel Pintar + Indosat Mobile, Kombinasi Hebat Untuk Hobiku

Hobi menulisku dimulai dari blog pribadi dan berlanjut di berbagai lomba kepenulisan meskipun belum pernah menang. Namanya hobi menang tidak menang tetap berlanjut menulis sampai sekarang. Setahun yang lalu, aku mulai gencar ikut berbagai lomba menulis. Lomba menulis antologi menjadi sasaran pertama. Tulisan dengan gaya chicken soup rasanya lebih mudah buatku yang masih newbie. Satu tulisan untuk sebuah antologi berhasil kuikutsertakan dalam sebuah audisi. Pengalaman pertama yang membuatku bersemangat untuk terus menulis.

Selesai dengan audisi pertama membuatku ingin pula mengikuti audisi kedua. Sayang seribu sayang, komputer yang selama ini jadi teman setiaku tiba-tiba mati. Sebagai user  yang gaptek, hanya tahu memakai tapi tidak paham tentang seluk-beluk teknis komputer maka hanya satu kalimat yang terucap dari bibirku, “Ya, mati deh.” Continue reading