Pilih-Pilih Pompa ASI

Bagi anda ibu menyusui yang akan kembali bekerja pompa ASI bisa menjadi pilihan karena selain hemat waktu juga praktis. Atau anda yang akan bepergian pompa ASI akan membantu meringankan kegiatan menyusui anda. Ada dua macam pompa ASI yaitu pompa manual dan pompa elektrik,masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Mana yang akan anda pilih? Sebelum memutuskan untuk membeli ada baiknya anda baca dulu panduannya.
Macam-macam pompa ASI:
1. Pompa Manual
Kelebihan : Lebih praktis karena tidak memerlukan listrik atau baterai, umumnya lebih awet.
Kekurangan : Karena mengandalkan kekuatan tangan maka tenaga pemerahan tidak stabil. Saat tangan mulai lelah maka tekanan pompa berkurang akibatnya ASI yang dikeluarkan pun tidak sebanyak sebelumnya.
2. Pompa Elektrik
Kelebihan : Dengan kekuatan baterai atau listrik maka kekuatan pemerahan lebih stabil. ASI yang dikeluarkan maksimal sehingga pengosongan payudara juga maksimal dan produksi ASI berikutnya maksimal juga.
Kelemahan : Cepat rusak jika sering dipakai dan harus tersedia listrik ataupun baterai.
Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing pompa ada beberapa hal lain yang perlu anda perhatikan dalam memilih pompa ASI :
1. Ukuran, pompa yang ringan atau berukuran kecil lebih praktis dibawa ke kantor atau bepergian.
2. Suara, hendaklah pilih yang tidak bersuara bising supaya tidak menganggu konsentrasi anda dalam memerah sehingga dapat memaksimalkan jumlah perahan ASI.
3. Corong, pastikan sesuai dengan ukuran payudara anda anda pompa dengan 2 corong lebih menghemat waktu anda dalam memerah ASI.
4. Pilih pompa yang memiliki pengaturan kekuatan menyedot sehingga anda dapat mengaturnya sesuai dengan kenyamanan anda. Sekarang telah ada pompa manual yang telah memiliki pengaturan seperti ini.
5. Pompa dengan pengaturan ganda, pompa ini dapat digunakan baik secara elektrik maupun secara manual. Ada beberapa pompa juga yang telah dilengkapi denga baterai cadangan sehingga anda tak perlu kawatir ketika listrik mati.
6. Terbuat dari bahan yang aman, umumnya pompa ASI terbuat dari bahan plastik yang tahan panas seperti jenis PV (polyvinyl) atau jenis HDPE (High Density Polyethylene). HDPE lebih baik dari PV sehingga harganya lebih mahal.
7. Pompa harus dapat disterilisasi agar senantiasa bersih. Pompa dengan karet penyedot berbentuk bohlam tidak dianjurkan karena sulit dibersihkan.
Nah sekarang keputusan ada ditangan anda mau pilih pompa elektrik atau pompa manual, terserah anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s